Previous
Next
Pendidikan

Kamis, 26 April 2018

Komsos Dengan Tokoh Masyarakat, Dandim Ingatkan Tentang Sishankamrata Guna Mewujudkan NKRI Berdaulat dan Sejahtera

Komsos Dengan Tokoh Masyarakat, Dandim Ingatkan Tentang Sishankamrata Guna Mewujudkan NKRI Berdaulat dan Sejahtera



Kodim 1615/Lotim menggelar Komunikasi sosial (Komsos) dengan komponen masyarakat Lombok Timur tahun 2018 di lapangan Apel Kodim 1615/Lotim, Kamis (26/4). Komsos yang mengambil tema “Bersama Rakyat Mewujudkan NKRI Berdaulat dan Sejahtera” dihadiri ratusan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda tersebut berlangsung penuh keakraban.

Pada kesempatan tersebut setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas kehadiran para tokoh masyarakat, agama dan pemuda di kantornya.

Dilanjutkannya, para Founding Father atau pendiri bangsa Indonesia menciptakan Pancasila, UUD 1945 dan falsafah Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka NKRI yang kemudian kita kenal dengan Empat pilar kebangsaan. NKRI yang terdiri dari ratusan suku bangsa yang tersebar di 17 ribuan pulau Nusantara ini rentan terjadinya perpecahan sehingga para pendiri bangsa menerapkan sistem pertahanan dan keamanan yang dikenal dengan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) untuk menjaga kemajemukan.

Agus juga mengingatkan tentang negara-negara yang ingin memecah belah dan menguasai negara Indonesia dari berbagai aspek kehidupan. “Negara-negara adidaya selalu ingin menguasai Indonesia baik secara langsung maupun tidak langsung dengan cara mempengaruhi atau menghancurkan dari berbagai aspek kehidupan karena Indonesia kaya dengan sumber daya alam dan merupakan lumbung pangan dunia yg abadi”, ungkapnya.

Oleh karena itu sambungya, kami mengajak para tokoh masyarakat se-Kabupaten Lombok Timur untuk sama-sama menjaga NKRI ini khususnya sama-sama menjaga generasi muda kita agar terhindar dari pengaruh buruk keterbukaan tehnologi informasi dan bahaya Narkoba.

Agus berharap, TNI Polri jangan dipisahkan dari rakyat karena Sishankamrata akan berfungsi dengan baik jika TNI Polri dan rakyat tetap bersatu.

Kegiatan Komsos diakhiri dengan pemberian tali asih dari Dandim 1615/Lotim berupa sarung Loteng kepada para undangan yang hadir dan dilanjutkan dengan pemberian materi Komsos oleh Danramil 1615-03/Sambalia Kapten Inf Muslim.

Masyarakat Ai’ Kangkung Antusias Ikuti Penyuluhan Peternakan dan Pariwisata

Masyarakat Ai’ Kangkung Antusias Ikuti Penyuluhan Peternakan dan Pariwisata



Mayoritas masyarakat Ai’ Kangkung memiliki pekerjaan sebagai petani, ternak sapi dan nelayan. Itu dilakukan karena lokasi Desa Ai’ Kangkung yang jauh dari hiruk pikuk daerah perkotaan dengan luas lahan persawahan yang terbilang masih kosong dan memiliki potensi dibidang pariwisata.

Melihat kondisi tersebut, dandim 1607/Sumbawa selaku Komandan satuan tugas (Dasatgas) TMMD 101 Kabupaten Sumbaw Barat (KSB) Letkol Arm Sumanto, S.Sos., menggelar kegiatan penyuluhan dibidang peternakan dan pariwisata dengan menghadirkan Kepala bidang Dinas Peternakan KSB Kusmirin, S.T., dan Kepala Seksi Dinas Pariwisata KSB Roy Mahendra, S.E., di Kantor Desa Ai’ Kangkung Kecamatan Sekongkang KSB kemarin malam, Rabu (25/4).

Pada kesempatan tersebut, Kusmirin menjelaskan tentang cara perawatan ternak sapi maupun tambahan gizi pada saat sapi hamil serta menyiapkan pasar ternak sapi bila ingin menjual ternaknya. Sedangkan Kasi Pariwisata menyampaikan tentang akses pariwisata yang didukung oleh infrastruktur yang memadai untuk menggaet wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Sementara Sumanto ditempat terpisah tadi pagi, Kamis (26/4) mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya berbagai macam penyuluhan kegiatan non fisik TMMD ke 101. “Semalam telah dilaksanakan penyuluhan tentang peternakan dan pariwisata yang dihadiri ratusan masyarakat Desa Ai’ Kangkung”, kata Sumanto.

Menurutnya, tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk memberikan pengetahuan dan wawasan tentang tata cara bertrenak sapi karena masyarakat setempat selain bertani juga banyak memiliki sapi dengan harapan mereka mengerti jika terjadi permsalahan dengan ternaknya cepat mengambil langkah-langkah dalam penanganan.

“Semoga keberadaan TMMD ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat setempat terutama dalam bergotong-royong menyelesaikan masalah untuk kepentingan bersama”, pungkasnya.

Kegiatan penyuluhan tersebut juga dihadiri Kepala UPTD Peternakan Kecamatan Sekongkang, Kasi Keswan Distanbunak KSB, Sekdes Ai Kangkung, tokoh agama dan masyarakat, Pasiter Kodim 1607/Sumbawa dan undangan lainnya diakhiri dengan sesi tanya jawab.

Rabu, 25 April 2018

Korem 162/WB Peroleh Penghargaan Sebagai Satker Terbaik di Mataram

Korem 162/WB Peroleh Penghargaan Sebagai Satker Terbaik di Mataram




Menjadi yang terbaik membutuhkan perjuangan yang tidak mudah dengan berbagai macam tantangan dan hambatan, namun itu tidak membuat Korem 162/WB patah semangat. Hal itu dibuktikan dengan perolehan Piagam Penghargaan sebagai pengelola anggaran dan keuangan terbaik dari Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Mataram yang ditetapkan di Mataram tanggal 23 April 2018 kemarin.

Perwira Keuangan (Paku) Korem 162/WB Mayor Cku Lalu Ahmadyadi diruang kerjanya, Rabu (25/4) mengucapkan rasa syukur atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah Korem 162/WB memperoleh penghargaan terbaik sebagai pengelola anggaran dan keuangan pada Triwulan I Tahun 2018”, ungkap Ahmadyadi.

Menurutnya penghargaan itu dilihat dan dinilai dari ketertiban satuan kerja (Satker) dalam proses pelaksanaan anggaran dengan nilai 75 %. Hal ini sambungnya, tidak terlepas dari kinerja satuan di jajaran Korem 162/WB yang tepat waktu dengan tidak mengabaikan tertib administrasi’, ujarnya.

Ditambahkan juga, sebelumnya tahun 2017 Korem 162/WB juga memperoleh hal yang sama yakni menjadi Satker berkinerja  terbaik tingkat TNI AD dalam pengelolaan anggaran”, tutupnya.

Sementara Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Korem 162/WB yang telah mengedepankan keikhlasan dan profesionalisme dalam bekerja dan bertugas.

”Keberhasilan ini jangan dijadikan sebagai sebuah kebanggan dan kegembiraan yang berlebihan namun jadikan sebagai motivator untuk kedepan harus bekerja dan bekerja lebih keras lagi sehingga tetap memperoleh hasil yang lebih baik lagi”, pesan Farid.

Farid berharap agar seluruh satuan jajaran Korem 162/WB melaksanakan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya sesuai dengan slogan berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas sehingga segala bentuk kesalahan dapat diminimalisir atau ditiadakan”, pungkasnya.

Selasa, 24 April 2018

Wanita TNI Berikan Semangat Kepada Lansia Di Panti Sosial Mandalika

Wanita TNI Berikan Semangat Kepada Lansia Di Panti Sosial Mandalika



Dalam rangka Hari Kartini tahun 2018, para Wanita TNI NTB yang terdiri dari Korp Wanita TNI AD (Kowad), Korp Wanita TNI AL (Kowal) dan Wanita TNI AU (Wara) melaksanakan anjangsana ke Panti Sosial lanjut usia Mandalika jalan Majapahit  Mataram tadi pagi, Selasa (24/4).

Acara Anjangsana yang dihadiri Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., tersebut disambut langsung pimpinan Panti Hj. Darwati berserta pengurus dan para penghuni panti yang terdiri dari para lanjut usia (Lansia) dengan senang dan penuh kegembiraan.

Pada kesempatan tersebut, Farid mengungkapkan perasaan senang bisa mengunjungi Panti Sosial. " Alhamdulillah hari ini saya masih bisa kembali mengunjungi tempat ini", ungkapnya.

Diceritakannya, sejak menjabat sebagai Danrem 162/WB, Ia sering mengunjungi tempat tersebut bersama rekannya dari Polda NTB Kombes Pol Erwin untuk membantu memandikan, menghibur dan berbincang-bincang dengan para penghuni Panti Sosial Mandalika.

Selama berada di Panti, orang nomor satu dijajaran Korem 162/WB itu berjalan-jalan dan memasuki ruangan-ruangan tempat tidur milik panti untuk bertemu langsung dengan penghuninya. Farid juga merasa prihatin melihat kondisi bangunan panti yang sudah mulai penuh. "Saya prihatin melihat kondisi bangunan panti dimana jumlah penghuninya kebanyakan orang tua lanjut usia sudah mulai  penuh bahkan overload", kata Farid.

Semoga Dinas Sosial baik Provinsi NTB maupun Kota Mataram memberikan perhatian secara khusus kepada para penghuni Panti Sosial ini sehingga mereka tetap sehat dan semangat menjalani hidup.

Sementara, Perwira Tertinggi Wan TNI NTB Mayor Kowal Nyoman Ari Susansti mangucapkan rasa syukur bisa melaksanakan kunjungan ke Panti Sosial Mandalika. Menurutnya, kegiatan anjangsana ini sebagai salah satu perwujudan kepedulian wanita TNI kepada para penghuni Panti Lansia ini.

"Saya berharap kepada bapak-bapak dan ibu-ibu penghuni Panti agar jangan bersedih dan berkecil hati, jaga kesehatan dengan makan terartur", kata Ari Susanti. 

Sebelum acara anjangsana diakhiri, para Wanita TNI memberikan tali asih kepada para penghuni Panti Sosial Mandalika sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
Tingkatkan Kemampuan Aparat Kewilayahan , Kodam IX/Udayana Gelar Penataran Kemampuan Teritorial Tersebar

Tingkatkan Kemampuan Aparat Kewilayahan , Kodam IX/Udayana Gelar Penataran Kemampuan Teritorial Tersebar

Kondisi perubahan sosial kemasyarakatan setiap saat bergerak secara dinamis sesuai dengan perkembangan zaman. Hal menuntut satuan teritorial terutama para Bintara pembina desa (Babinsa) selaku ujung tombak terdepan satuan teritorial di daerah untuk memacu diri menambah wawasan dan pengetahuan. Untuk mendukung hal tersebut, Kodam IX/Udayana menggelar penataran kemampuan teritorial tersebar tahun 2018 di Aula Sudirman Makorem 162/WB, Selasa (24/4).

 
Acara penataran yang dibuka langsung Asisten Teritorial Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa, S.Sos., yang diikuti oleh ratuan personel Babinsa jajaran Kodam IX/Udayana yang meliputi Korem 161/WS, Korem 162/WB dan Korem 163/WSa, Personel TNI AL yakni Lanal Mataram, Lanal Denpasar dan dari personel TNI AU dari Lanud Rembiga, Lanud Eltari Kupang dan Lanud I Gusti Ngurah Rai.

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S.IP., dalam amanatnya yang dibacakan Aster Kasdam IX/Udayana menyampaikan pembinaan teritorial harus dilaksanakan secara terencana, terpadu dan berkesinambungan melalui pengumpulan, pengolahan dan penganalisaan data teritorial secara akurat sehingga aparat satuan Komando Kewilayahan harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan pembinaan teritorial agar dapat menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dilanjutkannya, tujuan diselenggarakannya penataran ini untuk meningkatkan kemampuan aparatur teritorial TNI melalui penataran kemampuan teritorial tersebar agar dapat melaksanakan pembinaan teritorial secara optimal.

Adapun sasaran yang ingin dicapai sambung I Kadek Subawa, antara lain; terwujudnya Prajurit TNI yang memiliki kemapuan teritorial dengan menjaga komitmen netralitas TNI dalam Pilkada maupun pemilu mendatang, memiliki etos kerja yang tinggi, kreatif, inovatif dan leadership di lingkungannya, dan terbangunnya rasa cinta tanah air serta memiliki daya tangkal terhadap setiap permasalahan yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.

"Kepada seluruh peserta agar memperhatikan dan menyimak secara sungguh-sungguh semua materi yang diberikan", pungkasnya.

Sesuai jadwal penataran kemampuan teritorial tersebar ini akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung mulai hari ini hingga Kamis mendatang dengan berbagai materi tentang ilmu teritorial yang disampaikan dari Staf Teritorial Kodam IX/Udayana, sedangkan untuk materi Pamanfaatan Medsos sebagai sarana publikasi kegiatan teritorial diberikan oleh Waka Pendam IX/Udayana.